<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>ka-nia.com</title>
	<atom:link href="http://www.ka-nia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ka-nia.com</link>
	<description>Catatan Yang Mengiringi Langkahku...</description>
	<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 00:40:59 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Karena Saya&#8230;</title>
		<link>http://ka-nia.com/2012/01/karena-saya/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2012/01/karena-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 00:40:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=892</guid>
		<description><![CDATA[
Karena saya&#8230;&#8230;dan saya tidak bisa memperbaiki situasi dan keadaan. Menormalkan hidup seseorang, kembali seperti sebelum dia terlalu dekat dengan saya.
Bahkan hingga kini, karena sayah, dia tidak pernah pulang dan menengok kedua orang tuanya. Karena kesalahan ini, saya akan membayarnya seumur hidup saya  . 

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Karena saya&#8230;&#8230;dan saya tidak bisa memperbaiki situasi dan keadaan. Menormalkan hidup seseorang, kembali seperti sebelum dia terlalu dekat dengan saya.<br />
Bahkan hingga kini, karena sayah, dia tidak pernah pulang dan menengok kedua orang tuanya. Karena kesalahan ini, saya akan membayarnya seumur hidup saya <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> . </p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2012/01/karena-saya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis ^_^</title>
		<link>http://ka-nia.com/2012/01/menulis-_/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2012/01/menulis-_/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 06:59:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=888</guid>
		<description><![CDATA[
Mungkin tak banyak yang bisa ditulis saat ini.  Tak banyak hal yang bisa diungkapkan. Mungkin karena hati sedang mendung, semendung dunia  .
Blog ini, semua catatan ini, selalu menjadi inspirasi bagi diri sayah untuk masa sekarang maupun yang akan datang. Saat membaca kembali apa yang telah ditulis, saya merasa terhibur. Bangga dengan tulisan tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Mungkin tak banyak yang bisa ditulis saat ini.  Tak banyak hal yang bisa diungkapkan. Mungkin karena hati sedang mendung, semendung dunia <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .<br />
Blog ini, semua catatan ini, selalu menjadi inspirasi bagi diri sayah untuk masa sekarang maupun yang akan datang. Saat membaca kembali apa yang telah ditulis, saya merasa terhibur. Bangga dengan tulisan tersebut dan teringat bagaimana situasi saat menulis bahkan tertawa dengan para komentator yang kadang nyeleneh. </p>
<p align=justify>Blog ini, benar2 menjadi catatan kecil hidup <em>Kania Potter</em>. Cuman disini, tempat curahan hati sayah. Yaa Disini Ini <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2012/01/menulis-_/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>The Hardest Day</title>
		<link>http://ka-nia.com/2011/10/the-hardest-day/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2011/10/the-hardest-day/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 02:57:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=884</guid>
		<description><![CDATA[
Kata2 yang sama terdengar kembali, jelas dan keras&#8230;&#8230;dan kali ini menohok saya dalem banget.
Terima kasih telah mengingatkan batasan saya. Terima kasih telah mengatakannya dengan sangat jelas. Terima kasih telah menghujani hati saya dengan ucapan yang tajam.
Suatu hari nanti, saat hari berganti&#8230;..saat musim berganti&#8230;..saat bunga2 mekar&#8230;..saat yang indah datang&#8230;.Putraku, Ajuz Satya Wicaksana, sama sekali tidak boleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Kata2 yang sama terdengar kembali, jelas dan keras&#8230;&#8230;dan kali ini menohok saya dalem banget.<br />
Terima kasih telah mengingatkan batasan saya. Terima kasih telah mengatakannya dengan sangat jelas. Terima kasih telah menghujani hati saya dengan ucapan yang tajam.</p>
<p align=justify>Suatu hari nanti, saat hari berganti&#8230;..saat musim berganti&#8230;..saat bunga2 mekar&#8230;..saat yang indah datang&#8230;.Putraku, Ajuz Satya Wicaksana, sama sekali tidak boleh berkata hal yang sama, baik kepada Ibunya, Anaknya ataupun Istrinya. Tidak kuijinkan anakku melakukannya kepada siapa pun juga.<br />
Semoga kau benar2 menjadi anak yang suputra&#8230;seperti yang selalu ibu ajarkan dari sejak kau ada di rahim ini. Ingatlah&#8230;..untuk selalu welas asih, hormat dan menghargai perasaan orang lain. </p>
<p align=justify>Putraku&#8230;..masa depanku&#8230;.. Ingat keluarga Ibu dengan baik&#8230;.karena mereka sangat tulus mencintai dan menyayangimu. </p>
<p align=justify><em>Saat kau pergi melangkahkan kaki keluar dari rumahmu, apakah hatimu untuk mereka harus pergi seutuhnya <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </em>
</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2011/10/the-hardest-day/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hevia - Busindre Reel</title>
		<link>http://ka-nia.com/2011/10/hevia-busindre-reel/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2011/10/hevia-busindre-reel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 02:07:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Music]]></category>

		<category><![CDATA[Busindre Reel]]></category>

		<category><![CDATA[Celtic Elements]]></category>

		<category><![CDATA[Hevia]]></category>

		<category><![CDATA[Spanish Bagpipe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=880</guid>
		<description><![CDATA[Mari kita menenangkan diri sejenak&#8230;..
Yihaaaaaaaaaaaaaaaaa

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>Mari kita menenangkan diri sejenak&#8230;..</p>
<p>Yihaaaaaaaaaaaaaaaaa</p>
<p><object width="420" height="315"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Ye6caUf2vZM?version=3&amp;hl=id_ID&amp;rel=0"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/Ye6caUf2vZM?version=3&amp;hl=id_ID&amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" width="420" height="315" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2011/10/hevia-busindre-reel/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jackie Chan &#038; Kim Hee Seon – Endless Love – OST The Myth</title>
		<link>http://ka-nia.com/2011/10/jackie-chan-kim-hee-seon-%e2%80%93-endless-love-%e2%80%93-ost-the-myth/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2011/10/jackie-chan-kim-hee-seon-%e2%80%93-endless-love-%e2%80%93-ost-the-myth/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 03:30:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Music]]></category>

		<category><![CDATA[Endless Love]]></category>

		<category><![CDATA[English]]></category>

		<category><![CDATA[English Lyrics]]></category>

		<category><![CDATA[Gary Chase]]></category>

		<category><![CDATA[Jackie Chan]]></category>

		<category><![CDATA[Nathan Wang]]></category>

		<category><![CDATA[The Myth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=870</guid>
		<description><![CDATA[
Suka banget ma lagu ini&#8230;.. Penantian yang panjang akan datangnya Cinta Sejati

Jie kai wo, zui shen mi de deng dai
Xing xing zhui luo fong zai chui dong
Zhong yu zai jiang ni yong ru huai zhong
Lliang ke xin chan dou
Xiang xin wo bu bian de zhen xin
Qian nian deng dai yao wo cheng nuo
Wu lun jing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Suka banget ma lagu ini&#8230;.. Penantian yang panjang akan datangnya Cinta Sejati</p>
<p><object width="420" height="315"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/mtY8E_7eF1o?version=3&amp;hl=id_ID&amp;rel=0"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/mtY8E_7eF1o?version=3&amp;hl=id_ID&amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" width="420" height="315" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<div style="color: blue;">Jie kai wo, zui shen mi de deng dai<br />
Xing xing zhui luo fong zai chui dong<br />
Zhong yu zai jiang ni yong ru huai zhong<br />
Lliang ke xin chan dou<br />
Xiang xin wo bu bian de zhen xin<br />
Qian nian deng dai yao wo cheng nuo<br />
Wu lun jing guo duo shao de han dong<br />
Wo jue bu fang shou</div>
<p>    Release me from this mysterious waiting<br />
    the stars are falling; the wind is blowing.<br />
    Finally I can hold you in my arms.<br />
    Two hearts beating together.<br />
    Believe me that my heart has never-change<br />
    waiting a thousand year, You have my promise<br />
    No matter how many cold winter have passed<br />
    I will never let you go.</p>
<div style="color: blue;">Ijen naye soneul chapgo neuneul kabwayo<br />
Uri saranghaeddon naldeul senggaghaebwayo<br />
Uri nomu saranghaesso apassod neyo<br />
Soro saranghangdan maldo motheson neyo</div>
<p>    Now hold my hands, and close your eyes<br />
    Please think about the days when we were in love.<br />
    We loved each other too much, it caused us such pain<br />
    We can’t even say “I love you” </p>
<div style="color: blue;">Mei yi ye, bei xing tong chuan yue<br />
Sze nian yong mei you zhong dian<br />
Zao xhi guan le gu du xiang sui<br />
Wo wei xiao mian dui<br />
Xiang xin wo yi xuan ze deng dai<br />
Zai duo ku tong ye bu shan duo<br />
Zhi you ni de wen rou neng jie jiu<br />
Wu bian de leng mo</div>
<p>    Every night my heart aches.<br />
    I never stop thinking of you.<br />
    I am used to being alone for such a long time<br />
    And I face it with a smile.<br />
    Believe me, I choose to wait.<br />
    Even though it’s painful, I won’t leave.<br />
    Only your tenderness can save me<br />
    From the endless cold.</p>
<div style="color: blue;">Rang ai cheng wei ni wo xin zhong<br />
Nai yong yuan sheng kai de hua<br />
Chuan yue shi kong jue bu di tou<br />
Yong bu fang qi de meng</div>
<p>    Let the love in our hearts<br />
    Become a blossoming flower<br />
    We can pass through time, never bowing our heads,<br />
    And never giving up our dream.</p>
<div style="color: blue;">Uri nomu saranghaesso apassod neyo<br />
Soro saranghangdan malgo motheson neyo</div>
<p>    We loved each other too much, it caused us such pain<br />
    We can’t even say the words “I love you”</p>
<div style="color: blue;">Rang ai cheng wei ni wo xing zhong<br />
Na yong yuan sheng kai de hua</div>
<p>    Let the love in our hearts<br />
    Become a blossoming flower</p>
<div style="color: blue;">Uri sohjunghaedon yaksog ijineun marayo</div>
<p>    We never forget our promise.</p>
<div style="color: blue;">Wei you zhen ai zhui sui ni wo<br />
Chuan yue wu jin shi kong</div>
<p>    Only true love follows us<br />
    as we travel through the endless space and time.</p>
<div style="color: blue;">Soro saranghangdan maldo motheson neyo</div>
<p>    We can’t even say the words “I love you.”</p>
<div style="color: blue;">Ai shi xin zhong wei yi, bu bian mei li de shen hua</div>
<p>    Love is the only myth that exist in the hearts that never change.</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2011/10/jackie-chan-kim-hee-seon-%e2%80%93-endless-love-%e2%80%93-ost-the-myth/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sesuatu yang bernama &#8216;Rasa&#8217; &#8230;</title>
		<link>http://ka-nia.com/2011/10/sesuatu-yang-bernama-rasa/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2011/10/sesuatu-yang-bernama-rasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 01:12:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=861</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang tak kita ketahui apa penyebab rasa sedih dan galau itu.
Tiba2 datang dan nga tau kapan berakhirnya.
Mumeeeeet



]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Terkadang tak kita ketahui apa penyebab rasa sedih dan galau itu.<br />
Tiba2 datang dan nga tau kapan berakhirnya.<br />
Mumeeeeet
</p>
</blockquote>
<p><a href="http://ka-nia.com/wp-content/uploads/2011/10/headache.gif"><img src="http://ka-nia.com/wp-content/uploads/2011/10/headache-300x241.gif" alt="" title="headache" width="300" height="241" class="alignnone size-medium wp-image-857" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2011/10/sesuatu-yang-bernama-rasa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kontemplasi</title>
		<link>http://ka-nia.com/2011/10/kontemplasi/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2011/10/kontemplasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2011 03:21:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=845</guid>
		<description><![CDATA[Apa siy manfaat orang mengomel&#8230;.apalagi itu pagi2&#8230;..bikin yang denger kehilangan kesadaran untuk bahagia dan tersenyum ajah&#8230;. Damn&#8230;.!!
To Kania Potter : berhenti mengeluh pada &#8216;orang yang tak tepat&#8217;. Usahakan dan kalau bisa berhenti menangis untuk hal2 yang nga perlu dan nga penting sama sekali. For whattt ???
Sama sekali nga ada manfaat dan faedahnya&#8230;&#8230;sudah cukup kau melukai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Apa siy manfaat orang mengomel&#8230;.apalagi itu pagi2&#8230;..bikin yang denger kehilangan kesadaran untuk bahagia dan tersenyum ajah&#8230;. <em>Damn</em>&#8230;.!!</p>
<p align=justify><strong>To Kania Potter</strong> : berhenti mengeluh pada <em>&#8216;orang yang tak tepat&#8217;</em>. Usahakan dan kalau bisa berhenti menangis untuk hal2 yang nga perlu dan nga penting sama sekali. <em>For whattt ???</em><br />
Sama sekali nga ada manfaat dan faedahnya&#8230;&#8230;sudah cukup kau melukai hati dan perasaanmu sendiri&#8230;..Jika jiwamu  tercabik <em>*like voldemort*</em> ntar jadi orang jahat beneran&#8230;..itu bukan duniamu&#8230;bukan keinginanmu&#8230;.</p>
<p align=justify>Keluar dari dunia kesedihan ini&#8230;.kau yang sudah terbiasa dengan sebuah kata <em>&#8216;mandiri&#8217;</em> tak perlu takut untuk berjalan <em>&#8217;sendiri&#8217;</em> kini dan nanti. Tuhan yang akan jadi pemandumu&#8230;Leluhurmu selalu ada di dekatmu, menerangi tiap langkahmu, meski kau belum melihat secercah sinar, karena awan tebal masih menggelayuti hati dan pikiranmu&#8230;.</p>
<p align=justify>Buang buang buang semuanyaaaa&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;Lihatlah, beliau semua ada disana, selalu untukmu&#8230;.</p>
<p align=justify>Perjalanan yang telah kau lalui selama ini sudah sedemikian berat, berapa banyak kerikil dan batu yang telah kau injak, kau kuat menahannya, meski ketika itu dalam perjalananmu, ada orang2 yang menyayangimu senantiasa menyemangati&#8230;Ingatlah, sekarang kau tak sendiri, ada <em>&#8216;cahaya hidup&#8217;</em> yang telah diberikan Tuhan padamu sebagai pengingat, bahwa kerikil dan batu padas itu tak akan terasa sakit jika terinjak, saat kamu memandang wajah mungilnya. Berjuang dan kuatlah hanya untuknya, bukan untuk yang lainnya&#8230;..Berjuang dan kuatlah untuk dirimu sendiri&#8230; Hentikan hentikan hentikan&#8230;.sudah cukup semuanya&#8230;.. <em>SIAPA</em> yang sanggup menghentikan keinginanmu kecuali dirimu sendiri&#8230;.Jangan menyerah untuk sesuatu yang nga penting.. Ikuti naluri keibuanmu, ikuti nuranimu yang akan menuntunmu ke arah kedamaian dan ketenangan&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p align=justify><em>**cuman berusaha menyemangati diri sendiri&#8230;**</em></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2011/10/kontemplasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>si Dodol</title>
		<link>http://ka-nia.com/2011/10/si-dodol/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2011/10/si-dodol/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 05:28:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=837</guid>
		<description><![CDATA[
Akhirnya, sayah ketemu lagi dengan salah seorang sahabat yang &#8216;dodol&#8230;.. Dulu tiap malam atau pagi selalu saja sempet menyapa dan sayah dengan kata2 yang khas selalu memanggilnya dodol, sampe dia mungkin mengira saya jualan dodol hehehe&#8230;&#8230;..
Perubahan suasana apalagi perubahan pemandangan emang kadang perlu kala otak penat, hati bingung dan jiwa stres  .
Dulu hampir tiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align=justify>Akhirnya, sayah ketemu lagi dengan salah seorang sahabat yang <em>&#8216;dodol</em>&#8230;.. Dulu tiap malam atau pagi selalu saja sempet menyapa dan sayah dengan kata2 yang khas selalu memanggilnya dodol, sampe dia mungkin mengira saya jualan dodol hehehe&#8230;&#8230;..</p>
<p align=justify>Perubahan suasana apalagi perubahan pemandangan emang kadang perlu kala otak penat, hati bingung dan jiwa stres <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
<p align=justify>Dulu hampir tiap hari becanda, sepertinya jarak ribuan mil itu nga terasa, karena saking seringnya saling menghina uppss&#8230;..maksudnya bercerita panjang kali lebar sama dengan luas&#8230;.teeettt, maksudnya berceloteh ria kayak anak kecil&#8230; dan begitulah&#8230;. Dan karena dulu saya menderita insomnia berat, waktu untuk mengganggunya juga nga tanggung2 dan sangat tidak mengenal lelah serta sangat tidak bisa ditolerir <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Dan dengan <em>*sangat memaksa sekali</em>, mencoba mengajaknya ngobrol hahahha&#8230;.Padahal tuch orang sedang enak2nya tidur.<br />
Maklumlah, waktu sayah dipertemukan dengannya <em>*tidak sengaja</em>, saya sedang menderita depresi berat, syukur2 diketemuin ma si Dodol, sehingga saya jadi <em>&#8216;idup</em>.<br />
<em>Thx yah Dodol</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> &#8230;..  </p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2011/10/si-dodol/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Copy Paste</title>
		<link>http://ka-nia.com/2011/10/copy-paste/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2011/10/copy-paste/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 04:23:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=833</guid>
		<description><![CDATA[Copy Paste (copas) bagi sayah bisa sah bisa juga ilegal&#8230;. tergantung juga content yang kita copas. Kalau laporan praktikum, sudah biasalah itu, tinggal nambah2in dikit atau malah dikurang-kurangi qiqiqiiqiq&#8230;.. Copas jawaban ujian juga rasanya nga masalah. Yang penting 1 kelas lulus semua *prinsip kesetiakawanan sosial  .
Tapi kalau copas tulisan-tulisan ilmiah, skripsi atau yang lain2, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify><em>Copy Paste (copas)</em> bagi sayah bisa sah bisa juga ilegal&#8230;. tergantung juga <em>content</em> yang kita copas. Kalau laporan praktikum, sudah biasalah itu, tinggal nambah2in dikit atau malah dikurang-kurangi qiqiqiiqiq&#8230;.. Copas jawaban ujian juga rasanya nga masalah. Yang penting 1 kelas lulus semua <em>*prinsip kesetiakawanan sosial</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
<p align=justify>Tapi kalau copas tulisan-tulisan ilmiah, skripsi atau yang lain2, yang dalam pengerjaanya super duper berat, musti itu ilegal (tanpa seijin yang empunya).<br />
Kalau tulisan di Blog ?? Saya rasa <em>*iki nek aku sing copy paste</em>, boleh-boleh aja, dengan syarat, kita menyertakan sumber asli tulisan yang kita copas tersebut.</p>
<p align=justify>Nah kalau tulisan blog sayah di <em>copy paste</em> ?<br />
Gpp koq. Tanpa ijin sayah juga gpp.<br />
Seperti sebuah tulisan yang saya temukan ada di blog seseorang, jadi tertawa geli karenanya. Copas-nya udah bener siy. Bagian2 tertentu dihapus, tapi sayah punya ciri tulisan sendiri yang nga dihapus oleh si copas, sehingga dengan mudah mengenali bahwa itu adalah tulisan sayah <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p align=justify>Saya bersyukur juga menemukannya. Karena dengan begitu sayah ada ide untuk menulis&#8230;. <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2011/10/copy-paste/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Melahirkan</title>
		<link>http://ka-nia.com/2011/09/pengalaman-melahirkan/</link>
		<comments>http://ka-nia.com/2011/09/pengalaman-melahirkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Sep 2011 06:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kania</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Kania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ka-nia.com/?p=826</guid>
		<description><![CDATA[Sudah 2 bulan lebih umur putra sayah&#8230;.. Namun baru pada kesempatan ini sayah bisa menceritakan bagaimana melalui semua proses melahirkan sehingga si kecil bisa mbrojol  .
Hari Sabtu, Tanggal 9 Juli 2011, kami ke dokter kandungan untuk cek. Seperti biasa, dokter mengatakan putra kami sehat, semua baik2 saja. Air ketuban jernih dan perkiraan berat bayi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align=justify>Sudah 2 bulan lebih umur putra sayah&#8230;.. Namun baru pada kesempatan ini sayah bisa menceritakan bagaimana melalui semua proses melahirkan sehingga si kecil bisa mbrojol <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p align=justify>Hari Sabtu, Tanggal 9 Juli 2011, kami ke dokter kandungan untuk cek. Seperti biasa, dokter mengatakan putra kami sehat, semua baik2 saja. Air ketuban jernih dan perkiraan berat bayi kami adalah 3.2 kg.<br />
Sayah menanyakan posisi bayi terakhir&#8230;..dokter mengatakan sudah deket jalan lahir tapi belum masuk. Dokter pun menyuruh sayah untuk jongkok2 ria&#8230;&#8230; Perkiraan lahir yang terlihat di USG adalah tanggal 14 Juli 2011.<br />
Sayah seperti biasa bicara ma si kecil, saya bilang : <em>tolong jangan lahir hari minggu yah nak&#8230;koq perasaan ibu mengatakan itu bukan hari yang baik. Dan tolong jangan lahir hari Sabtu, nanti wetonnya sama dengan weton Ibu</em> <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . </p>
<p align=justify>Hari Minggu, Tanggal 10 Juli 2011, sore hari, sayah pun ngepel seantero rumah&#8230;..uhhhh tiba2 jadi rajin&#8230;..padahal sayah itu pemalas minta ampun.<br />
Dan sudah 2 minggu sayah jalan2 di sekitar rumah <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><span id="more-826"></span></p>
<p align=justify>Hari Senin, Tanggal 11 Juli 2011, pagi hari sebelum ke kantor, perut sayah mulai mules2&#8230;.sayah kira itu karena saya belum BAB qiqiqiqiqi&#8230;.. Jadi sayah BAB saja.<br />
Di kantor seperti biasa, duduk manis depan komputer, dan saya merasa perut ini mulesnya kagak mau ilang2. Sayah telepon si adik yang lagi sekolah kebidanan, dia mengatakan mungkin kontraksi palsu. Baiklahhhh&#8230;..kontraksi palsu ajah udah sakit banget, apalagi sakit beneran, begitulah yang terkatakan di hati.<br />
Sampai siang ney perut masih mules2 (sakit banget loh), tapi saya masih anteng ajah merem melek depan komputer <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . Sampai adik Risna nelpon ingin mengajak sayah makan siang.<br />
Baiklah, kami pun pulang ke Akah (rumah bapak+ibu), makan siang disana dan makan berbagai kue <em>(rakusnya keluar)</em>&#8230;. dan tak lupa sayah BAB lagi&#8230;.karena menganggap bahwa perut mules2 itu karena sayah mencret qqeeqeqeqeqeq&#8230;. <em>*masih santai2 ajah</em>.</p>
<p align=justify>Sampai jam 2 siang, saya bertanya ke Ibu dan adik Risna&#8230;&#8230;.<br />
<em>Kalau mau melahirkan itu, sakitnya kayak mana ??<br />
Apakah sakitnya di perut bagian bawah kayak orang mens ??</em><br />
Apa jawaban mereka : <em>iya, sakitnya begitu&#8230;datangnya beberapa menit sekali&#8230;.sakit ilang sakit ilang sakit ilang&#8230;&#8230;&#8230;</em><br />
Dengan wajah polos sayah berkata : <em>berarti nia udah mulai kontraksi dunk, kirain mules karena mencret *nyengir*.</em><br />
Ibu dan adik sontak menyuruh sayah pulang dan bersiap-siap&#8230;siapa tau mau lahiran. Apa mungkin sudah bukaan. Adik nga mau mbonceng sayah ke rumah karena takut mbrojol di jalan. Dengan santainya sayah tetap memaksa untuk pulang naik sepeda motor qiqqiqiiqiqi&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p align=justify>Baiklah, sekarang sayah sampe di rumah&#8230;..dengan santai dan pasti <em>*meski nahan sakit ampe keringatan</em>, saya mengambil barang2 yang sudah siap sebenarnya&#8230;cuman tinggal angkut ajah. Saya telepon suami, sayah bilang : <em>ndak usah jemput ke kentor, adik sudah dirumah, dan sepertinya mau melahirkan sekarang. Oh iya kalau bisa beli sabun yang harum itu untuk nyuci ari-ari dan jangan lupa ke laundry</em>&#8230;.. Banyak sekali perintahnya hhhehehehe&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p align=justify>Jam 3 sore, suami tiba dan tidak membawa pesanan sayah.<br />
Sambil tertawa dia bilang : <em>b&#8217;gus ndak bawa uang&#8230;..</em><br />
Meski sakit sudah mulai nga tertahan, sayah ikut beli sabun harum dan ambil laundry. Sayah pun minta diajak jalan2 di Pantai.<br />
Suami membawa saya ke Pantai Lepang. Disana kami berjalan sejauh yang sayah bisa dan sekuat yang bisa sayah tahan. Sampe akhirnya hujan rintik2, kami pun kembali. Tak lupa kami mampir di rumah temannya, mencari 7 macam duri yang akan ditaruh dalam ari-ari si kecil.<br />
Sampai rumah, sayah masih jalan2 naik turun di sekitar rumah&#8230;. <em>*masih kuat nahan ternyata</em>.<br />
Kebetulan kakak sepupu datang, dia bertanya durasi sakitnya udah berapa menit&#8230;sayah bilang, 3 menit sekali. Dengan wajah khawatir dia menyuruh suami mengajak sayah segera ke Rumah Sakit.<br />
Saya pun menelpon dokter dan mengatakan bahwa saya sudah mulai kontraksi. Dokter menyuruh sayah segera ke Rumah Sakit.</p>
<p align=justify>Tapi apa yang terjadi ??<br />
Sayah masih tetep di rumah, mandi dan sembahyang.<br />
Pas sembahyang, sayah hampir nga bisa berdiri. Sakitnya minta ampuuuuuuuuunnnnnnnnnnnnnnn.<br />
Dengan berkeringat dan memaksa saya tetap menyelesaikan persembahyangan untuk kemudian guling2 di kasur karena menahan sakit. Suami dengan sabar ada di samping sayah. Rela dengan senang hati untuk dibejek-bejek&#8230;entah tangan atau anggota tubuh lainnya yang bisa sayah jangkau.<br />
Sampai akhirnya sayah muntah2&#8230;.. disana baru mau diajak ke rumah sakit.</p>
<p align=justify>Ya Tuhan, sakitnya nga ketolongan&#8230;..<br />
Tiba2 suasana jadi sibuk nga ketulungan&#8230;.padahal barang2 tinggal dibawa, tapi ada aja yang bolak balik bilang ada yang ketinggalan&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Toolooooong&#8230;..nga kuat ney&#8230;kata sayah ambil megang tembok. Di mobil saya jadi nga sabar. Minta tolong agar secepatnyaaaaaa bisa sampai RS.</p>
<p align=justify>Tiba di RS Permata Hati.<br />
Suami segera menuntun sayah dan membawa ke ruang bersalin. Ibu Bidan dengan sigap datang membantu. Setelah di cek, ternyata sudah bukaan 8 <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . Dia agak mengomel, mengapa sakit dari siang tidak langsung ke RS. Karena dokter yang menangani sayah sedang berada di Denpasar dan sedang ambil tindakan operasi di salah satu RS Swasta di daerah GatSu <img src='http://ka-nia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .<br />
Baiklaaaaaahhh&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Tibalah saat2 yang lebih menyakitkan&#8230;&#8230; Suami masih bertahan meski tuch rambut ditarik kesana kemari <em>*kebetulan selama hamil dia gondrong&#8230;..gitu kata orang2 tua&#8230;.selama istri hamil, suami jangan potong rambut</em>.<br />
Ama lingkungan sayah nga peduli&#8230;..saya hanya bisa menatap mata suami yang terlihat sangat khawatir dan sedih&#8230;&#8230;sambil memegang tangan sayah, dia bertanya apakah mau operasi atau gimana. Dengan nada memelas, sayah hanya bisa menjawab tidak tau&#8230;.</p>
<p align=justify>Dua jam kemudian, datang orang yang paling saya tunggu&#8230;yaitu Pak Dokter yang biasa saya panggil Aji Sukadana. Dengan cepet dia beraksi&#8230;&#8230;dorong Dayu&#8230;katanya&#8230;..saya mendorong 3x dan terdengarlah tangisan si kecil.<br />
Ajeeee gileeeee&#8230;&#8230;&#8230;..lega banget rasanya.<br />
Si kecil terlahir dengan selamat dengan berat 3.1 kg dan panjang 50 cm.<br />
Hal pertama yang saya tanyakan ke suami adalah : rambutnya gimana ??<br />
Qiqiqiqi&#8230;.kenapa begitu ?? Karena tiap kelahiran cucu dari keluarga sayah, semuanya rata2 lahir dengan rambut tipis qiqiqiq&#8230;..<br />
Suami nga bisa menjawab dengan pasti karena si kecil masih dalam keadaan basah.<br />
Legaaaaa banget dah, entah dijahit berapa banyak, sayah udah nga peduli.<br />
Sebuah kecupan di dahi membuat sayah tersenyum lebar.<br />
Malaikat kecilku, cahaya hidupku&#8230;&#8230;aaaakhhhh&#8230;&#8230;bahagia hati ini.
</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ka-nia.com/2011/09/pengalaman-melahirkan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

